Himabio: Kolaborasi Kreativitas dan Sains

perca meity

HIMPUNAN Mahasiswa Biologi (Himabio) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Riau (UR) taja Biology Science Festival Collaboration of Natural Creativity and Biological Science pada 25 – 27 April lalu.

Hari pertama diisi seminar bertajuk Perkembangan Biologi Terkini di auditorium FMIPA sekaligus pembukaan acara oleh Ketua Jurusan Biologi, Dr. Rer. Nat. Delita Zul, M.Si. Lanjut pukul 14.00 Technical Meeting untuk perlombaan.

Hari kedua pukul 8 tes tertulis kategori lomba Pesona Biologi. Kemudian, Replika Virus pukul 10.30. Hasil karya replika virus dipajang bersama dengan miniatur ecobridge di area panggung, depan gedung jurusan Biologi. Untuk replika, SMA Santa Maria meraih juara petama. Lalu SMAN 2 Rambah Hilir, SMAN 1 Pekanbaru, dan MAN 2 Model. Untuk miniatur, hanya ada 1 orang peserta dari FMIPA yang otomatis menjadi pemenang.

Pukul 13.30 Cerdas Cermat. Ada 5 tim, 2 tim dari SMA Santa Maria, SMAN 2 Rambah Hilir, SMAN 1 Pekanbaru, dan MAN 2 Model. Bersamaan dengan cerdas cermat, lomba Akustik diadakan di panggung. Ada 12 tim yang mendaftar. Dari 12 tim yang tampil, diperoleh 3 pemenang, Simple Accoustic juara 1, Naga Lucky juara 2, dan Otak – otak juara 3.

Hari ketiga praktikum di laboratorium botani FMIPA UR pukul 10.00 – 13.00. Pukul 13.30 final cerdas cermat di ruang 107 dan Jawara Biology di lobi FMIPA. Setelah melalui serangkaian babak Pesona Biologi (ujian tulis, cerdas cermat dan praktikum), tim I SMA Santa Maria meraih juara petama. SMAN 1 Pekanbaru sebagai juara kedua, Man 2 Model juara ketiga, dan tim II SMA Santa Maria sebagai harapan satu.

“Semoga kedepan acara ini lebih baik lagi. Kesalahan–kesalahan yang ada bisa dijadikan pelajaran dan semoga ada Biology Science Festival part II,” ujar Wulan Ketua Panitia.

Acara ini semulanya akan diselenggarakan 4 hari berubah menjadi 3 hari karena minim peserta. “Yang daftar cuma 4 sekolah. Selain karena kurangnya sosialisasi, momentnya kurang pas, yang SMA lagi pada ujian. Perkusi gak jadi nampil, cuma ada 1 orang dan gak daftar ulang. Poster dan Film Dokumenter juga gak ada” ujar Wulan.#

Views – 25

Leave a Reply