Yono : Pengguna Linux di Riau Masih Minim

foto : Rizky

Gedung Islamic Center Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim ( IC UIN Suska) terlihat ramai, parkiran tampak dipadati kendaraan roda dua dan empat. Ruangan diisi oleh peserta dan panitia seminar informasi teknologi (IT), Sabtu, 27 Juni 2015. Seminar yang mulai pukul 13.00 hingga 19.30, ditaja oleh komunitas pengguna sistem operasi berbasis Linux. Diantaranya, Komunitas Pengguna Linux Indonesia (KPLI) Pekanbaru, UIN Suska Linux user atau disebut Uxer, Pekanbaru Ubuntu Community disingkat dengan Puty, Komunitas Pengguna Linux Universitas Riau atau KSL-UR, IBT regional Riau, Net Riders, CSIRT dan Himpunan Mahasiswa Prodi Manajemen Informasi (Himaprodi MI).

Tiap komunitas sharing ilmu tentang pemakaian OS berbasis Linux. Seperti diketahui, linux mempunyai beberapa jenis seperti ubuntu dan debian, linux mint, mageia, fedora, opensuse, arch, centOS, dan lainnya.

Pemateri pertama, Yono sebagai Ketua KPLI Riau sebutkan minimnya penggunaan sistem operasi berbasis Linux. Menurutnya, pemerintah masih enggan kenalkan OS berbasis open source karena takut kehilangan investor yang ingin tanamkan modal. Karena jika dilihat dari pasarnya yang rendah, maka akan mengundurkan diri. Dunia bisnis juga kurang berminat gunakan OS berbasis Linux karena belum peduli pada lisensi, serta tidak mau ambil resiko akibat pergantian sistem. “Sama halnya dengan sekolah dan kampus yang masih mengedepankan OS yang berbasis windows daripada open source,” jelasnya lagi.

Yono tambahkan, permasalahan lain ialah instal windows di pasaran masih banyak yang tidak berlisensi. Pengguna linux juga hanya karena user sebatas menganggapnya keren, karena diberikan tugas dari dosen dan terpaksa harus menginstal. “Masalah utamanya ialah pengguna masih beranggapan pengunaan linux masih sulit, karena harus ke terminal atau dikenal sebagai prompt,” tuturnya.

Pemateri kedua, Bobby Putra dari Puty. Ia jelaskan banyak program aplikasi yang bisa dijalankan di linux. Salah satunya software blender atau aplikasi 3 dimensi (3D) yang bersifat open source software (OSS). Blender juga bisa dijalankan diberbagai platform OS atau multi platform, baik windows, mac, dan lainnya.

Ia jelaskan, perintah dasar blender ialah object mode yang berfungsi untuk menggeser, memutar dan mengubah ukuran objek. Sedangkan fitur yang ditawarkan seperti membuat objek yang dirender terlihat 3D, membuat partikel yang bisa bergerak, game sederhana, dan efek terbakar, air, asap, dan lainnya.

Wendy Fredy perwakilan KPLI Pekanbaru bahas seputar Clustering Apache web server & Reaplikasi MySQL database. Ia katakan, web server berfungsi memberikan layanan data yang berfungsi menerima HTTP atau HTTPS, kelola suatu ruang data yang akan mengarahkan pengguna menuju halaman yang diinginkan. Server clustering, gunakan lebih dari satu server yang interconnect, sehingga pengguna akan mengira bahwa ia menggunakan satu server. Padahal terdapat beberapa server yang saling berhubungan.

Adzan ashar berkumandang, peserta dan panitia sholat berjamaah. Usai sholat, Irfan dari Uxer beri materi social enginering. Ia paparkan, social engineering sebagai taktik mencari celah keamanan pada manusia untuk melakukan pencurian, pengambilan informasi penting dengan cara mengeksploitasi penggunaanya. Dengan kelemahan manusia seperti rasa takut atau hormat, percaya, dan ingin menolong, maka sang attacker bisa dapatkan data penting tanpa harus membobol sistem keamanan.

Menurut Irfan masih banyak cara untuk hacking. Salah satunya, OS Linux bisa gunakan metasploit sebagai penetration tool yang cukup kuat. Fungsi dasarnya untuk memunculkan modul, bolehkan pengguna konfigurasi modul exploit dan mencoba pada target yang dituju. Metasploit, menyerang dengan cara mengirimkan exploit yang berisi payload yang sudah ditentukan oleh penyusup sistem pada komputer korban. Biasanya dimasukan sebagai virus kedalam aplikasi atau sejenis crack, patch, cheat di internet untuk kepentingan pribadi. “Namun, tidak semua untuk aksi yang tidak diinginkan. Banyak peneliti keamanan komputer menggunakan exploit untuk mendemonstrasikan bahwa suatu sistem memiliki kerapuhan,” ujarnya.

Pemateri selanjutnya, Hafiz dari CSIRT jelaskan tentang pengamanan web bagi pemula. Ia katakan, pengamanan yang bisa dilakukan dengan hati-hati saat menggunakan software yang diupload di berbagai situs. Banyak pengguna ingin gunakan aplikasi yang yang tidak berbayar atau gratis. Saat mendownload aplikasi gratis tersebut sudah ditanam virus malware yang dapat kacaukan data yang tersimpan, bahkan mengirim data dikomputer yang sudah tertanam malware ke komputer pembuat aplikasi. Ia berpesan, pengguna harus waspada pada aplikasi yang disebar bebas di internet.

Sekitar pukul 18.25, panitia dan peserta buka bersama. Berbaris ambil ta’jil dan kue untuk berbuka. Lalu Irfan mengajak peserta sholat maghrib berjamaah, dan makan bersama. #Rizky Ramadhan

Leave a Reply