Panitia UR Expo Adakan Syukuran

img201612141723502

Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Riau (BEM UR) adakan syukuran. Syukuran diadakan Rabu(14/12) pukul 17.00, dengan mengundang seluruh kelembagaan UR.

Dimulai dengan pembacaan ayat suci Alquran. Kemudian sambutan ketua pelaksana, Hariadi Gunawan. Ia ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya UR Expo, harapannya agar kedepan UR Expo bisa lebih baik lagi.

Bayu Kumbara, Wakil Presiden Mahasiswa beri sambutan setelahnya. Ia sampaikan, tujuan acara ini untuk mempererat tali persaudaraan warga UR agar semakin solid dan dapat bekerjasama dengan baik.

Cahyono kemudian beri siraman rohani, ia sampaikan terkait tujuan silaturahim dan keutamaannya.

Acara dilanjutkan dengan penyampaian saran dan harapan dari masing-masing kelembagaan yang hadir. Perwakilan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan beri saran agar panitia lebih cekatan untuk menginformasikan kegiatan UR Expo.

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Olah Raga berikan komentar terkait listrik mati . UKM Bahana beri kritik bahwa Expo tahun 2016 lebih sepi dibanding tahun-tahun sebelumnya.

UKM PMI beri tanggapan tentang lebih ramai stand orang berjualan dari pada stand acara.

BEM Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dan Dewan Perwakilan Mahasiswa juga beri tanggapan yang sama. Bahwa kekurangan acara terletak pada publikasi, tata letak dan peserta yang tidak ramai.

Usai beri pendapat, acara dilanjutkan dengan pembacaan do’a oleh Iqbal Naufal. Setelah do’a selesai, peserta yang hadir menikmati hidangan yang telah disediakan.

Sembari menyantap hidangan, panitia UR Expo beri tanggapan terhadap kritik dan saran dari masing-masing lembaga. Terutama perihal mempublikasikan acara. Panitia sudah publikasi lewat sosial media

Terkait listrik yang mati, panitia  sudah mencari genset yang sesuai dengan 600 V tekanan listrik tetapi tidak ada genset yang melebihi kapasitas tersebut.

Hariadi cerita, persiapan UR Expo sekitar satu setengah bulan. Kendala yang dihadapi adalah masalah pendanaan dan sulitnya menyatukan pemikiran antar panitia. “Karena panitia bukan hanya dari BEM UR, tapi juga dari mahasiswa seluruh fakultas UR,” imbuhnya kemudian.

Terkait kendala dalam pendanaan, Bayu Kumbara jelaskan karena ada pemotongannya pemotongan anggaran. “Cara mengatasinya yaitu kerjasama dengan para sponsor.”

Acara kemudian ditutup dengan pemberian plakat dan bingkisan kepada kelembagaan UR. *Fitri Merga Ayu

Views – 18

Leave a Reply