Zulkarnain Angkat Visi UNRI Bermutu

zulkarnain

Zulkarnain punya keinginan sendiri untuk ikut dalam pemilihan rektor Universitas Riau periode 2018-2022. Selain itu, ia ingin melancarkan jalannya proses pemilihan. Lantaran Zulkarnain mendaftar di hari terakhir.

Sesuai aturan, pendaftaran diperpanjang jika hanya ada tiga calon. Maka dari itu Zulkarnain mendaftarkan dirinya pada urutan keempat dan sebagai penutup.

Kurang dari dua minggu, Zulkarnain membuat visinya “UNRI bermutu”. Maksudnya untuk menunjang Universitas Riau menuju akreditas A. Ia akan mewujudkannya dengan penguatan sumber daya manusia, pengutan bidang penelitian dan pengabdian pada masyarakat, penguatan pelayanan kegiatan akademis dan ekstrakulikuler, penguatan jejaring kerjasama termasuk dengan alumni.

Pertama, bidang penguatan sumber daya manusia.  Strategi yang ia lakukan yaitu memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi dosen untuk menempuh studi lanjut S3, mendorong staf pengajar, yang karena sesuatu hal tidak berkesematan dalam menempuh S3 untuk tetap memberikan kontribusi mengingat pengalaman yang dipunyai sehingga dapat tetap menjaga atmosfir akademik kampus.

Kemudian memberikan kesempatan pemagangan bagi staf pengajar yang tidak berkesempatan melanjut S3, dan memberikan kesempatan kepada staf administrasi untuk meningkatkan kemampuan antara lain melalui pendidikan lanjutan, pelatihan, workshop, studi banding dalam rangka penguatan pelayanan serta pengusulan rekrutmen dosen baru dengan kualitas S3.

Kedua, penguatan bidang penelitian dan pengabdian pada masyarakat, yaitu peningkatan reward bagi peneliti yang berhasil mempubliskan artikel pada jurnal internasional bereputasis, pendampingan bagi peneliti agar hasil penelitian dapat dipubliskan ke internasional bermutu serta dengan melakukan pendamping peneliti untuk meneruskan hasil penelitian agar dapat dimanfaatkan masyarakat melalui diseminasi dengan industri, pemda dan pembuat kebijakan lain.

Ketiga, penguatan pelayanan kegiatan akademis dan ekstrakurikuler yaitu dengan meningkatkan secara kualitas dan kuantitas infrstuktur pembelajaran, meningkatkan infrastruktur sistem informasi untuk proses pembelajaran dan pelayanan kepada mahasiswa, tak hanya itu ia juga akan meningkatkan infrakstuktur untuk kegiatan kemahasiswaan dan pembinaan berkelanjutan pada kegiatan ekstrakurikuler mahasiswa.

Terakhir, strateginya pada penguatan jejaring kerjasama termasuk dengan alumni, yaitu dengan mendorong dosen secara individu melakukan kerjasama dengan instansi lain/swasta, dan melakukan kerjasama penelitian dan publikasi internasional, serta medorong alumni untuk berkiprah dalam pengembangan UNRI.

Zulkarnain anak ketujuh dari sebelas pasangan Zainal Abidin dan Raja Insah. Lahir 26 Juni 1965. Setahun berikutnya, keluarga Zainal pindah ke Pekanbaru karena alasan tugas.

Pada taman kanak-kanak Dr. Zulkarnain hanya melakukan proses belajar hanya enam bulan dan melanjutkannya ke SD Seruni yang merupakan sekolah dari yayasan tentara tersebut. Selanjutnya SMP 4 Pekanbaru yang ada di komplek kawasan AURI serta di SMPP 49 Pekanbaru yang sekarang SMA 8 Pekanbaru.

Zulkarnain memilih untuk kuliah di Universitas Riau Program Studi Pendidikan Matematika. Akan tetapi satu hari sebelum melaksanakan penataran Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4)—sekarang bagian kegiatan Pengenalan Kegiatan Akademis—kabar buruk datang, ayahnya meninggal dunia.

Selama kuliah, Zulkarnain menjadi pemain tim sepak bola UNRI. Ia turut membawa tim sepak bola UNRI meraih banyak prestasi. Selain itu, banyak juga saudaranya yang aktif menjadi atlet sepak bola.

Tahun 1991 Zulkarnain menjadi dosen di Pendidikan Matematika FKIP UNRI. Bersama Marwono, pada 1993 pernah menjadi pelatih tim sepak bola UNRI.

Di tahun yang sama, Zulkarnain melanjutkan pendidikan magisternya di IKIP Surabaya dan mengambil jurusan yang sama. Selesai pada 1996, ia kembali mengajar di Pekanbaru dan melatih tim sepak bola UNRI. Zulkarnain pernah menjabat Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan dan Alumni FKIP selama dua periode 2003 hingga 2011.

Setelah habis masa jabatannya, Zulkarnain berangkat ke Malaysia untuk melanjutkan pendidikannya di Fakultas Pendidikan UKM Malaysia pada tahun 2011. Jabatan saat ini menjadi staf ahli Wakil Rektor I periode 2015 hingga sekarang.

Penulis : Mickyal Vebian Lubis

Editor  : Eko Permadi

Views – 57

Leave a Reply