Madju Siagian Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Faperika

Prof. Dr. Madju Siagian, MS dikukuhkan sebagai Guru Besar yang ke 53 dilingkungan Universitas Riau. Bidang Ilmu produktifitas perairan di Fakultas Perikanan dan Ilmu kelautan(Faoerika). Judul penelitian Pengelolaan waduk yang berkelanjutan dalam rangka meningkatkan produktivitas perairan. Madju Siagian dikukuhkan oleh Ketua Dewan Senat Universitas Riau, Prof. Dr. Ashaluddin Jalil MS dilantai 4 rektorat

Penelitian ini dilakukan di sekitar Keramba Jaring Apung (KJA), pembangkit listrik tenaga air di Kabupaten Kampar. Temuan penelitiannya menunjukkan bahwa diperlukan pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) sebagai penentu kualitas air waduk sebagai sumber utama air  KJA.  KJA  di wilayah waduk lebih diandalkan dalam pemenuhan konsumsi protein hewani yang berasal dari ikan, karena kebanyakan lahan digunakan buat perumahan dan lainnya.

Pengelolaan DAS yang berkelanjutan sangat perlu karena itu sebagai tempat perbaikan sumber daya. Perbaikan sumber daya yang menghasilkan plankton dan hal lainnya buat ikan. Posisi sumber daya mulai kritis, karena media penutup tanah ini, seperti semak-belukar dan hutan  yang jumlahnya sudah mulai sedikit. “Akibatnya sekarang tidak bisa ditentukan kapan musim hujan dan kemarau,” ucap Madju.

Posisi media penutup tanah yang terganggu itu, yang awalnya berfungsi sebagai pengikat tanah, sudah terganggu dan akibatnya terjadi erosi. Permukaan air akan keruh dan jumlah cahaya matahari yang masuk kedalam air berkurang akhirnya ikan banyak yang mati. Hal lain juga karena, Perilaku manusia yang suka menggundul hutan secara berlebihan akibatnya keadaan tanah akan semakin kritis tanah  buat daerah sekitar.

Dari hasil penelitian ini, Madju katakan, bahwa petani KJA yang berada di Koto Panjang mencari lahan lain untuk dirikan KJA. Karena keadaan KJA disana sangat banyak dan bisa timbulkan dampak negatif buat sumber daya yang ada. “Lebih baik gunakan pakan ikan dan ikan yang ramah lingkungan.”  Karena  hasil penelitian  menemukan 30-40 persen pakan tidak bisa dimanfaatkan ikan di KJA dan tidak termanfaatkan akibatnya  akan ganggu keadaan ikan lainnya.# Jeffri

 

Views – 1288

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *