Rencana UNRI Pasca Penangkapan Terduga Teroris di FISIP

Pasca penangkapan terduga terorisme di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Rektor Universitas Riau, Aras Mulyadi menetapkan rencana selengkapnya

Kronologis Menurut Satpam FISIP Saat Penggeledahan Gelanggang Mahasiswa

Sekretariat Mapala Sakai FISIP UNRI di lantai dua Gelanggang Mahasiswa masih disegel polisi Satuan Pengamanan Fakultas Ilmu Sosial selengkapnya

Empat Bakal Calon Rektor Lolos Verifikasi Administrasi

Empat akademisi Universitas Riau (UNRI) telah mendaftar dan lolos verifikasi administrasi oleh Panitia Pemilihan Rektor (Panpilrek). Keempatnya adalah selengkapnya

Termakan Sumpah, Biar Mati Anak daripada Mati Adat

SUARA MENJERIT DI BALIK GELAPNYA PANGGUNG. Musik mengiringi rasa sakit yang diderita Leman. Meronta dan meringis kesakitan.  Perlahan-lahan selengkapnya

Bahana Mahasiswa Raih Penghargaan Silver Winner ISPRIMA 2018

Dalam rangkaian kegiatan Hari Pers Nasional (HPN) 2018 yang diadakan 1-9 Februari di Padang, Serikat Perusahaan Pers (SPS) selengkapnya

 

Category Archives: Dia

Belajar Sambil Melestarikan Tradisi

DUA mahasiswa menghadap sebuah papan berbentuk perahu dengan tujuh lubang kecil sejajar dan dua lubang besar diujungnya. Emi mengoper satu per satu biji dalam genggamannya ke setiap

Dari Apoteker Hingga Rektor

BERJALAN kaki selama empatpuluh lima menit ke sekolah sudah jadi hal biasa bagi Syafrani. Pasalnya hanya Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Bagansiapiapi jadi tempat terdekat baginya

Koper Teman Setia Zul

BATIK cokelat melekat di tubuhnya. Saputangan di genggaman sesekali menyeka keringat di wajah. Kondisi badan Zulkarnaini sedang kurang baik. Sambil terbatuk, Zul jelaskan ia baru selesai memberi

Alfred, DIM3NSI dan Musik

BERSATU bersama dalam setiap masalah Fakultas Pertanian angkatkanku melangkah bercita-cita menjadi petani berdasi maju bersama Faperta Unri… Bait lagu tersebut dibuat Alfred tiga bulan setelah kuliah di Jurusan

Tambang Itu Merusak

FATU, nasi, oel, afu amsan a’fatif neu monit mansian. Batu, hutan, air, tanah sama dengan tubuh manusia. Ini filosofi masyarakat adat Molo, Nusa Tenggara Timur tentang kekayaan alam.