Fuady Noor memberikan materi seminar. Foto Ade
KampusPerca

LPII Taja Seminar Dunia Publik

0

Sabtu(14/12), Lembaga Pengkajian Ilmiah dan Informasi (LPII) Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Riau adakan seminar tentang Dunia Publik. Seminar ini berlangsung di aula rektorat lantai IV dengan tema Meningkatkan Kemampuan Mahasiswa dalam Memasuki Dunia Publik dan Era Globalisasi.

Acara terlambat satu jam dan baru dimulai pukul 10.00. Ada dua pemateri Iwa Sirwani Bibra dari DPRD Propinsi Riau dan Fuady Noor salah satu pendiri LPII.

Pembacaan ayat suci Al-quran jadi pembuka acara oleh Islah Hadi. Karena PD III tidak dapat hadir pembukaan Seminar LPII dibuka oleh Fauzi Ketua BEM FE.

Sesi pertama dimulai dengan materi oleh Iwa, menurutnya dalam persaingan dunia publik kita harus mempersiapkan diri, dan ikut organisasi didalam kampus atau kegiatan-kegiatan eksternal. Untuk bisa bersaing, harus meningkatkan pengetahuan, keterampilan, ilmu dan taqwa. Itulah tiga kunci agar bisa bersaing.

“Dalam mengahadapi era globalisasi sebaiknya harus lebih meningkatkan kecerdasan baik itu EQ (Emosional) peduli terhadap lingkungan, Intelektual  (IQ) mengasah kecerdasan, dan spiritual (taat dalam beragama),” ujar ibu Iwa

Fuady Noor membahas tentang Mahasiswa dalam Pembangunan Bangsa. Mahasiswa dalam menjalankan perannya  juga dilandasi oleh Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu : pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, pengabdian kepada masyarakat. Khususnya pengabdian kepada masyarakat diterapkan dengan cara adanya konstribusi oleh perguruan tinggi ataupun mahasiswa yang berpendidikan tinggi terhadap masyarakat.

“Jangan pernah berhenti jika kita belum sukses dalam melakukan usaha, dan apabila  berhenti ketika gagal kita tidak akan pernah merasa sukses,” katanya.

“Saya sangat termotivasi apa yang disampaikan pemateri tadi, bisa membuat pedoman kedepannya lagi agar bisa mempersiapkan diri untuk terjun ke dunia publik,” ujar Abdullah peserta mahasiswa Ilmu Ekonomi.

Isra Fajlianti Putri, Ketua Panitia mengatakan tujuan acara ini adalah untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa agar tidak fokus hanya pada satu kuliah saja, tetapi untuk mendapat ilmu juga harus tahu dunia publik. ”Semoga acara ini dapat lebih baik lagi kedepannya dan bermanfaat bagi mahasiswa,” harap Isra.

“Setelah acara ini saya ingin lebih aktif sebagai mahasiswa karena dalam memasuki dunia publik dibutuhkan mahasiswa yang aktif dan berprestasi, dan dalam dunia pubik banyak persaingan untuk mencapai kesuksesan,” ujar Widya peserta mahasiswa Ilmu Komunikasi.

Acara diramaikan sekitar 200 peserta dan diikuti juga oleh mahasiswa luar FE, seperti FISIP dan FKIP. Acara ditutup dengan pemberian cindera mata kepada pemateri yang diberikan oleh panitia.#

Pendaftaran Olimpiade Sejarah 3 se-Riau di Buka

Previous article

Diskusi Memberantas Korupsi di Bumi Hang Tuah

Next article

Comments

Leave a Reply