KampusPerca

Mengenalkan Riau dan Budaya Melayu Melalui UNRI Expo

0

Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Riau (BEM UNRI) gelar UNRI Expo di Venue Panjat Tebing. Acara berlangsung empat hari, mulai dari Rabu (4/12) hingga Sabtu. Mengusung tema Mega Gemilang Karya Melayu Anak Negeri Menuju Semarak Indonesia.

UNRI Expo merupakan salah satu acara rutin yang digelar setiap tahun. Di dalamnya terdapat berbagai lomba seperti recycle fashion show, kompetisi akustik, fotografi nasional, majalah dinding 3D, grup vokal, video dokumenter, tari kreasi melayu, poster nasional, kompetisi stan dan kompetisi bisnis mahasiswa. Mahasiswa UNRI dapat menyaksikan dan berpartisipasi di dalamnya.

“Mat Ucup” adalah maskot yang dipilih untuk tahun ini. “Mat” berarti sapaan kepada remaja laki-laki. Baju Melayu dengan warna kuning terang menjadi ciri khas tersendiri baginya. Sedangkan di pinggangnya melilit songket berwarna cokelat keemasan. Kepalanya dihiasi tanjak dengan warna senada dengan baju.

Berbeda dengan Expo sebelumnya, kali ini lomba fashion show Nusantara diganti menjadi recycle fashion show dengan tema lingkungan. Lomba Solois diganti menjadi lomba grup vokal. Zamry, Ketua Pelaksana menjelaskan bahwa grup vokal ini merupakan hasil rekomendasi. Karena selain lomba, bisa sekaligus mencari bibit unggul untuk lomba tingkat universitas nantinya.

Selain itu, terdapat stan kelembagaan selingkungan UNRI. Mulai dari BEM tiap Fakultas, BEM UNRI, Dewan Perwakilan Mahasiswa serta Unit Kegiatan Mahasiswa atau UKM. Stan dari sepuluh UKM di kampus yang dihias dengan tema sepuluh kabupaten dan kota di Riau. Setiap UKM akan mengombinasikan stannya dengan ciri khas dari kabupaten atau kota yang telah ditentukan.

Puluhan stan makanan juga turut meramaikan area Expo. Kali ini panitia mengupayakan agar tak terjadi persaingan untuk dagangan sejenis. Contohnya, hanya ada satu stan yang menjual sate. Tak hanya untuk kewirausahaan, stan juga sebagai ajang bersilaturahmi.

Zulfitra Yundika selaku Koordinator Acara jelaskan alasan panitia mememilih tema tersebut karena tak semua masyarakat Pekanbaru mengetahui kabupaten dan kota di Riau. “Sebagian besar mahasiswa berasal dari berbagai daerah, tujuan tema supaya mereka mengetahui bentuk dan ciri khas Riau.”

Sebagai penutup, UNRI Expo akan dimeriahkan dengan Konser Amal yang diisi oleh Musisi Ibukota, yaitu Virgoun. Melalui konser amal ini Zamry berharap ramainya penonton yang hadir, juga infak yang diberikan. Mengingat konflik di Palestina yang sudah berlangsung lama dan masih menjadi pusat perhatian dunia.

“Melalui uang tiket yang tiga puluh ribu ini, mereka telah menyumbang untuk Palestina. Dapat menonton konser adalah bonusnya.”

Jhonson, salah satu pengunjung mengapresiasi pemilihan tema kali ini. Ia merasa tema yang diangkat tahun ini menarik. “Supaya kita lebih bangga akan kebudayaan sendiri,” pungkasnya.

Reporter: Lia Anjelina Sianturi

Editor: Annisa Febiola

Learning First, Technology Second sebagai Metode Pembelajaran Abad 21

Previous article

Audiensi “Apa Kabar UNRI di Usia ke-57?”

Next article

You may also like

Comments

Leave a Reply

More in Kampus