DiaSempena

Sarah Mutia, Banyak Belajar dari kontes Bujang Dara

0

Sarah Mutia, sempat tak percaya diri saat mengikuti pemilihan Bujang dan Dara (Budar) Riau 2019. Ia merasa ada beban tersendiri dengan statusnya sebagai mahasiswi teknik. “Banyak awalnya yang underestimate kalau denger aku anak teknik,” kata mahasisiwi Teknik Kimia Universitas Riau—UNRI angkatan 2018 ini.

Namun, Sarah—panggilan akrabnya— mampu mematahkan anggapan itu. Awal Agustus lalu, ia  berpasangan dengan Farid Jhonathan menempati posisi dua sebagai Bujang dan Dara Riau. Dari 50 peserta perwakilan kabupaten kota se Riau tentu suatu prestasi yang patut dibanggakan.

Empat bulan sebelum itu, keduanya juga memenangi kontes yang sama. Tapi khusus tingkat kota Pekanbaru saja. Mereka dinobatkan sebagai pemenang utama. Serta maju mewakili Pekanbaru ditingkat provinsi.

Keikutsertaan  Sarah di ajang Bujang Dara sebenarnya sudah lama. Sejak ia masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas. Di tahun 2016, Sarah juga ikut Kontes Bujang Dara Kecik. Hasilnya ia menang dan mendapat golden ticket maju ke Bujang Dara Pekanbaru.

Alumni SMAN 1 Pekanbaru ini, cerita banyak hal yang ia dapatkan dari acara Budar. Banyak perubahan dan belajar dari setiap orang yang dijumpainya. Terutama belajar membangun komunikasi yang baik.

“Dulu tuh aku orangnya pemalu, susah kalau ngomong depan umum. Kalau sekarang lebih pede sih,” katanya.

Selain itu, bujang dan dara sendiri juga memiliki sebuah ikatan. Mereka kerap berkumpul dan berbagi ilmu. Disitu pula Sarah mengaku banyak belajar menyelesaikan masalah.

Kini tanggung jawab Sarah tentu bertambah. Bukan cuma sebagai Dara Pekanbaru melainkan juga Dara Riau. Tugasnya menjadi duta pariwisata, mempromosikan ke dunia luar keindahan negeri lancang kuning.

Sebagai Dara Riau, Sarah juga kerap ditugaskan sebagai promotor pariwisata. Juga mendampingi gubernur atau walikota menyambut tamu wisatawan dari luar.

Untuk saat ini, Sarah akan fokus melanjutkan perkuliahannya terlebih dahulu.  “Mau ngejar ketertinggalan kuliah semester kemarin,” katanya.

Sementara targetnya kedepan, ia sedang bersiap mewakili Riau pada Ajang Putri Pariwisata Indonesia 2020 mendatang. “Selagi ada kesempatan raihlah prestasi sebanyak mungkin. Jadi lah orang yang bermanfaat untuk orang lain,” tutup Sarah.

Berikut prestasi dan pengalaman kegiatan Sarah Mutia :

Prestasi :
– Runner Up 1 Dara Riau 2019
– Pemenang Dara Kota Pekanbaru 2019
– Dara Fotogenik Pekanbaru 2019
– Pemenang Dara Kecik Kota Pekanbaru 2016
– Duta Remaja Riau Persahabatan 2017
– Pemenang III Pemilihan Duta Lalu Lintas Riau 2016

Pengalaman Kegiatan :
-Mendampingi Walikota dalam Acara Pawai Budaya APEKSI 2019 di Tanjung Pinang
– MC Kota Pekanbaru dalam APEKSI 2019 di Tanjung Pinang
– Menyambut dan memberikan cedramata konvensi tahunan LIONS GROUP 2019
– Mendampingi Wakil Gubernur Riau dalam Petang Belimau 2019
– Menyambut dan mendampingi Gubernur Riau dalam pembukaan Riau Expo 2019
– Menyambut dan mendampingi Gubernur Riau dalam Peresmian Mesjid Cheng Ho di Rokan Hilir
– Speak Up Motivator dalam acara jam sekolah bersama Inspira TV & Ultramilk
– Bintang Tamu Numpang Nampang RRI Pro2
– Bintang Tamu Talkshow “Karya Anak Riau” SmartFm Pekanbaru
– Talent video klip “Perempuan Bulan”
– Panitia Pemilihan Bujang Dara Kecik 2019
– Menyambut walikota dan memberi penghargaan dalam Pekanbaru Tax Award 2019
-Mendampingi Sekretaris Daerah dalam pelaksanaan WDO Endurance Ride 2019
– Talent Ragam Indonesia Trans7
– Talent Tau Gak Sih Trans7
– Talent Jejak Anak Negeri Trans7
– Peserta Riau Youth Camp 2018

Reporter : Tegar Pamungkas

Editor : Dicky Pangindra

Salat Istisqa dan Aksi Mahasiswa UNRI Terhadap Bencana Asap

Previous article

Kenal Bahana: Mengenal Bahana dan Jurnalisme

Next article

Comments

Leave a Reply