Maju Lagi di Pilrek Unri, Iwantono Bidik Peningkatan Kualitas Akademis

Maju Lagi di Pilrek Unri, Iwantono Bidik Peningkatan Kualitas Akademis/Dok. Cakaplah.com

Gugur di putaran kedua Pemilihan Rektor (Pilrek) 2022 silam, Prof. Dr. H. Iwantono, S.Si, M.Phil kembali mendaftar sebagai Bakal Calon Rektor Universitas Riau (Unri). Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan atau FMIPA itu membawa berkas persyaratan ke Kantor Senat Unri pada Senin, 11 Mei 2026 lalu. 

Datang sebagai pendaftar ketiga, Iwantono usung visi Terwujudnya UNRI yang berekosistem unggul dan bereputasi sebagai universitas riset yang inovatif, kolaboratif, dan berdaya saing global dalam mendukung kemandirian pangan dan energi berwawasan lingkungan pada tahun 2030. 

Guna menopang gagasan itu, ia merancang tujuh pilar unggulan. Pertama, pendidikan tinggi yang berkualitas dengan basis riset dan teknologi. Kedua, riset dan inovasi yang berdampak. Ia menekankan sinergi antara masyarakat, industri, dan pemerintah agar hal tersebut dapat tercapai. Ketiga, Unri sebagai pusat solusi masyarakat dengan memberikan jawaban nyata bagi persoalan daerah. 

Berlanjut ke pilar keempat, ia menawarkan birokrasi yang bersih dan melayani, yakni cepat, transparan, dan terdigitalisasi. Kelima, sumber daya manusia atau SDM yang unggul dan berintegritas dengan meningkatkan dosen dan tenaga pendidik yang produktif. Lalu keenam, kampus nyaman dan hijau untuk ekosistem yang modern dan asri. 

Pria kelahiran Cirebon itu turut mendaftar menjadi Rektor Unri sebab tahun ini menjadi kesempatan terakhir baginya untuk mencoba. Pun juga sudah berpengalaman menjadi pimpinan di Rektorat Unri selaku Wakil Rektor (WR) III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni pada 2021 lalu. 

“Sedikit banyaknya saya punya niat ingin membangun Unri yang lebih baik. Mewujudkan yang belum terwujud,” kata Iwantono pada Selasa, 16 Juni 2026.

Janji Peningkatan Unri dan Segudang Prestasi 

Kendati Unri sudah ada peningkatan, Iwantono menilai akselerasinya belum maksimal. Ia menawarkan langkah-langkah untuk menaikkan prestasi Kampus Biru Langit. Berbekal pengalamannya di jenjang jurusan, universitas, hingga organisasi internasional, Iwantono mengatakan punya banyak gambaran dan informasi untuk membangun Unri. “Saya masih merasa layak untuk menjadi pimpinan,” ucapnya meyakinkan. 

Ia menuturkan tiga poin utama yang ingin dicapai. Mulai dari peningkatan kualitas akademik, memperkuat hubungan Unri di tingkat nasional dan internasional, hingga hilirisasi riset. 

Berbicara soal prestasi, anggota Institute of Physics itu menuturkan FMIPA cukup banyak mencetak guru besar. Bahkan peneliti top dunia salah satunya datang dari Jurusan Fisika, tempat Iwantono mengajar. Tidak hanya mencetak guru besar, ia pun rajin memboyong penghargaan sebagai Penulis Artikel Ilmiah Internasional Terbaik di Universitas Riau pada 2013. 

Perjalanan akademik Iwantono membawanya pada pendidikan magister di University of Sheffield dan doktoral di Sheffield Hallam University. Kemudian mendapatkan H-index Scopus sebesar 14, yakni metrik yang dinilai berdasarkan jumlah publikasi dan sitasi yang diterima dari publikasi lain. 

Pengalaman pria kelahiran 1969 itu sebagai pejabat kampus pun ia jabarkan. Mulai dari Ketua Jurusan Fisika, Dekan FMIPA, Ketua Senat FMIPA, Anggota Senat Unri, hingga WR III Unri.  

Peluang Unri Mandiri Secara Ekonomi

Selain itu ia menyinggung pula soal income generating (penghasil pendapatan) Unri. Menurutnya Unri punya potensi untuk mendapatkan penghasilan yang besar. Ia awali dengan pemanfaatan Rumah Sakit Unri hingga aset lain yang bisa disewakan. Juga bisnis hotel dan bengkel. Tak luput menjalin kerja sama dengan pemerintah kota hingga pihak swasta. Serta memanfaatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. “Kita harus bisa bernegosiasi, membangun link [hubungan] ke eksternal,” ujarnya.

Terkait Unri menuju Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum, Iwantono tidak mau terburu-buru. Hal itu bisa direncanakan secara perlahan. “Jangan dipaksakan kalau belum siap, kita harus mempersiapkan semua tahapannya. Jangan sampai mahasiswa ikut terdampak,” ujarnya. 

Di penghujung wawancara, ia berharap bagi siapa pun yang terpilih untuk dapat membawa Unri lebih baik. “Harapannya saya bisa menang. Pilihlah dengan rasionalitas, pilih pemimpin yang terbaik,” tutup Iwantono. 

Pewarta: Fitriana Anggraini
Penyunting: M. Rizki Fadilah