Bulan Suci Bukan Penghalang, Batra Gelar Pentas Ramadhan

Bulan Suci Bulan Penghalang, UKM Batra Unri Gelar Pentas Ramadhan/Dok. Pribadi Vanessa

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Batra Universitas Riau gelar Pentas Ramadhan di Aula Rusunawa Universitas Riau, pada Jumat sore, 6 Maret 2026. Mengusung tema Membangun Harmoni di Bulan Suci Ramadhan dalam Mempererat Kebersamaan, kegiatan dilanjutkan buka puasa bersama.

Dalam kegiatan ini, UKM Batra menampilkan berbagai pergelaran seni, seperti seni tari, musik, teater monolog, hingga seni rupa. Kata Ketua Umum UKM Batra, Juandono, kegiatan ini sebagai ajang mahasiswa untuk tetap berkarya, khususnya dalam bidang seni dan kebudayaan. Ia tidak melihat bulan suci Ramadhan sebagai penghalang. 

“Kami dari UKM Batra ingin membuktikan bahwa bulan Ramadhan tidak menghambat kami dalam proses berkesenian. Sebagai wadah kesenian dan kebudayaan di kampus, kami ingin mempelopori dan menunjukkan kepada teman-teman bahwa Ramadhan bukan halangan untuk tetap berkesenian dan menjadi pegiat budaya,”  jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa konsep pentas seni yang digabungkan dengan kegiatan buka bersama bertujuan untuk mempererat silaturahmi antar mahasiswa. “Selain menjadi ajang berkesenian bagi anggota Batra, kami juga ingin berbagi kebersamaan dengan teman-teman lain melalui buka bersama. Sehingga silaturahmi antar mahasiswa bisa semakin erat,” tambah mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan itu.

Baca juga: Batra Goes to Thailand, Tampil di Festival Internasional

Dalam mempersiapkan acara, Ketua Pelaksana Kegiatan, Pandu Wijaya mulai sejak jauh hari. Dari penentuan konsep pertunjukan, hingga proses latihan para penampil. Kurang lebih selama satu bulan, panitia acara telah mempersiapkan garapan yang akan ditampilkan di setiap bidang UKM Batra. Seperti musik, tari, teater, dan seni rupa. 

Ketua Bidang Sastra UKM Batra itu menjelaskan tantangan terbesar selama proses persiapan adalah penyesuaian jadwal latihan. Mengingat aktivitas perkuliahan anggota yang berasal dari berbagai fakultas. Selain itu latihan selama bulan puasa cukup menguras tenaga, terutama untuk penampil tari. “Biasanya latihan dilakukan pada malam hari setelah salat tarawih karena tempat latihan hanya satu dan harus digunakan secara bergantian,” kata Pandu menutup penjelasan.

Disisi lain, Kepala Bidang Acara, Zhahra Afrillah, menyampaikan bahwa kerja sama antar panitia menjadi kunci utama kelancaran pelaksanaan kegiatan ini. “Selama mempersiapkan acara, kerjasama panitia cukup baik. Tugas dibagikan sesuai dengan keahlian masing-masing sehingga pekerjaan bisa berjalan lancar,” ujarnya.

Kendati demikian, ia mengakui bahwa terdapat sedikit kendala pada waktu pelaksanaan acara. Dengan terpaksa mereka harus mengundur acara karena jumlah tamu yang datang belum sesuai harapan hingga beberapa penyesuaian pada pentas.

Zhahra berharap kegiatan serupa di masa mendatang dapat dipersiapkan dengan lebih baik sehingga berjalan lebih lancar. “Semoga kegiatan ke depan bisa berjalan lebih baik lagi tanpa kendala, dan pengalaman tahun ini bisa menjadi bahan evaluasi agar panitia dapat mempersiapkan acara dengan lebih matang,” tutupnya.

Dihadiri oleh sejumlah perwakilan kelembagaan mahasiswa, alumni UKM Batra, serta mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan Universitas Riau. UKM Batra berharap kegiatan Pentas Ramadhan dapat terus menghidupkan semangat berkesenian di lingkungan Universitas Riau sekaligus mempererat kebersamaan antar mahasiswa, khususnya di bulan suci Ramadhan.

Pewarta: Vanessa

Penyunting: M. Rizki Fadilah