Bursa Kerja dan Inovasi Akademik Ramaikan MUED 2026

Bursa Kerja dan Inovasi Akademik Ramaikan MUED 2026/Dok. Humas Unri

Universitas Riau (Unri) menggelar Mitra Unri Exhibition Day (MUED) 2026 dengan mengusung tema Connect & Experience for Sustainable Collaboration. Kegiatan berlangsung di Gedung Student Center Kampus Bina Widya pada Senin, 25 Mei 2026. Pameran besar mempertemukan dunia akademik dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah hingga sektor industri.

Rektor Unri, Sri Indarti dalam sambutannya menuturkan tantangan masa depan dunia pendidikan. Perkembangan dunia saat ini bergerak sangat dinamis. Sehingga institusi pendidikan tidak bisa hanya menghasilkan lulusan berdasarkan pencapaian akademik di dalam ruang kelas semata.

Perguruan tinggi kini memikul tanggung jawab besar. Kampus harus hadir di tengah masyarakat sebagai pusat solusi, pengembangan inovasi, serta wadah kolaborasi. Melalui MUED 2026, Unri menghadirkan ruang yang tidak hanya mempertemukan institusi dan mitra, tetapi juga membangun pengalaman kolaborasi yang berkelanjutan. 

“Dari sinilah lahir berbagai peluang kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi dunia pendidikan, industri, dan masyarakat luas,” tegas Sri. Senada, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Unri, Sofyan Husein Siregar yakin MUED 2026 bisa menjadi wadah yang memperkuat jejaring kemitraan institusi. 

Geliat Fakultas dan Unit Kerja Dirikan Stan

Pameran akbar ini jadi momentum pertama Unri menampilkan seluruh unit kerjanya secara bersamaan. Sebanyak sepuluh fakultas, delapan Unit Pelaksana Akademik (UPA), satu program pascasarjana, dua lembaga, Badan Pengelola Usaha, Rumah Sakit Pendidikan, hingga Kelompok Kerja (Pokja) Kerjasama turut mendirikan stan pameran.

Seluruh stan menampilkan berbagai layanan unggulan, publikasi karya ilmiah, hingga fasilitas penunjang akademik masing-masing. Beberapa seperti stan UPA Laboratorium Terpadu, UPA Bahasa, UPA Bimbingan Konseling, hingga stan berbagai fakultas tampak dipadati pengunjung mahasiswa. Kehadiran deretan stan ini bertujuan memperkenalkan lebih dekat sarana prasarana serta potensi pengembangan di lingkungan kampus. 

Pada kesempatan yang sama, Unri turut melakukan penyerahan simbolis Katalog Fasilitas dan Layanan kepada perwakilan mitra. Peluncuran Unri Coffee sebagai produk unggulan hasil pengembangan inovasi kewirausahaan pun dibuka di sini. 

Di antara puluhan stan, area Academic & Innovation Showcase menjadi pusat perhatian yang memamerkan produk hilirisasi riset. Sivitas akademika Unri mendemonstrasikan purwarupa mobil terbang berkonsep Urban Air Mobility berbasis quadcopter sebagai solusi transportasi cerdas ramah lingkungan. Selain itu, dipamerkan pula mobil listrik formula student bertenaga surya memanfaatkan limbah komposit serat pelepah sawit sebagai material bodi kendaraan.

Beralih stan, Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Unri menampilkan pengoperasian drone pertanian modern jenis DJI Agras T50. Pengadaan teknologi modern tersebut diperoleh melalui dukungan pendanaan Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) sebagai bagian penguatan fasilitas pembelajaran praktis mahasiswa.

Bursa Kerja dan Realisasi Kemitraan Industri

Tidak hanya menyajikan pameran inovasi ilmiah, MUED 2026 menghadirkan program bursa kerja bertajuk Career & Talent Connect. Sebanyak delapan perusahaan besar berpartisipasi membuka sesi wawancara langsung (walk-in interview). Agenda ini berhasil menarik perhatian massal dengan jumlah pendaftar mencapai lebih dari enam ribu peserta, mencakup alumni Unri maupun masyarakat umum.

Implementasi hubungan kerja sama dengan dunia industri ini dibedah dalam sesi Mini Talkshow. Selain Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, forum diskusi turut menghadirkan perwakilan perusahaan mitra berskala besar. Di antaranya Perseroan Terbatas Perkebunan Nusantara (PTPN) 4, Provincial Project Implementation Unit Mangroves for Coastal Resilience (PPIU M4CR), PT Pertamina Hulu Rokan, Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri), hingga PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel). 

Perwakilan PTPN 4 Regional 3, Triyana Anggraini, sebut Unri telah lama menjadi pemasok talenta terbaik bagi perusahaannya. Ia menyebutkan, saat ini sekitar 26 persen posisi manajemen tingkat atas di jajaran perusahaan perkebunan pelat merah tersebut ditempati oleh alumni Unri.

Kontribusi nyata mahasiswa di sektor publik juga disampaikan Kepala Bagian Umum BPS Provinsi Riau, Prayudho Bagus Jatmiko yang hadir mewakili Kepala BPS Riau.  Pihaknya kini tengah merealisasikan program kolaborasi berbasis Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dengan melibatkan 200 mahasiswa Unri yang akan bertugas dalam agenda sensus ekonomi di 12 kabupaten dan kota se-Provinsi Riau.

Rangkaian pameran kemitraan ini ditutup sesi diskusi interaktif yang dipandu oleh Puan Habibah, selaku moderator.  Puan menegaskan jalinan kerja sama antara perguruan tinggi dan mitra industri ini tidak boleh berhenti pada tahap seremonial belaka. Ia berharap agar kolaborasi lintas sektor tersebut berjalan secara berkelanjutan demi melahirkan perubahan nyata bagi kemajuan daerah serta nasional. Sejalan dengan komitmen serta slogan yang digaungkan, “Satu Exhibition, Sejuta Dampak”.

Pewarta: Habibie
Penyunting: M. Rizki Fadilah