Kembali Maju Pilrek, Firdaus Usung Visi Kemandirian Unri

Kembali Maju Pilrek, Firdaus Usung Visi Kemandirian Unri/Dok.

Guru Besar sekaligus mantan Dekan Fakultas Hukum Universitas Riau (Unri), Prof. Dr. H. Firdaus, S.H., M.H. resmi mendaftar sebagai kandidat calon rektor Unri periode 2026–2030. Dalam percobaan ketiganya mencalonkan diri, Firdaus mengusung visi bertajuk Menjadi Universitas Riau Mandiri Berdampak Global Menuju Indonesia Emas 2045. 

Ia menawarkan gagasan Unri sebagai perguruan tinggi berstatus klaster mandiri guna menghadapi tantangan global masa depan. Menurutnya, tugas kampus bukan hanya sebagai pusat pendidikan, tetapi juga tampil memecahkan persoalan masyarakat serta pemerintah.

Baca juga: Nofrizal Bawa Gagasan Unri Unggul dan Daya Saing Tinggi di Pilrek 2026

“Kita ingin Universitas Riau memberi dampak. Universitas Riau bisa menjadi problem solver [pemecah masalah],” ujarnya.

Gagasan tersebut bakal terwujud melalui konsep Catur Mandiri Berdampak Global. Konsep mencakup empat misi berkesinambungan, yaitu mandiri pendidikan, mandiri riset dan pengabdian masyarakat, mandiri tata kelola, serta mandiri ekonomi. Dari situ, lahir delapan program prioritas bernama Asta Mandiri Unri.

Empat Misi Catur Mandiri Sebagai Janji 

Pada misi Mandiri Pendidikan, alumnus program doktor Universitas Islam Indonesia itu menargetkan peningkatan jumlah dosen bergelar doktor dan guru besar. Menyasar perluasan akses beasiswa studi doktoral, percepatan karier akademik, serta penguatan ekosistem riset publikasi internasional. “Kita harus mendorong dosen menjadi doktor, termasuk mencari peluang-peluang beasiswa agar dosen bisa melanjutkan studi S3,” ucapnya menjelaskan.

Firdaus juga berencana menerapkan peta jalan (roadmap) standarisasi layanan seluruh fakultas guna menjamin pemerataan kualitas ruang belajar. Harapannya agar tidak ada ketimpangan dari setiap fakultas yang dirasakan. 

Pakar hukum perusahaan itu berambisi mengembangkan kelas internasional yang tidak hanya terbatas pada satu program studi. Namun seluruh fakultas di Unri dengan target minimal tersedia satu kelas internasional. Ambisinya mencakup kehadiran mahasiswa asing, riset antarnegara, hingga kolaborasi akademik global. 

Baca juga: Jimmy Copriady Jadi Pendaftar Pertama Calon Rektor Unri, Usung Gagasan Pentahelix

Pada misi Mandiri Riset dan Pengabdian Masyarakat, Firdaus menekankan urgensi penelitian berdampak nyata. Ia mematok ketahanan energi serta kemandirian pangan sebagai fokus riset unggulan kampus melalui kolaborasi lintas disiplin.

Menurutnya, hasil riset harus mampu menjawab persoalan riil publik. Oleh karena itu, capaian akademis wajib berujung pada tahap hilirisasi serta penerapan langsung melalui program pengabdian. “Jangan sampai kita [civitas akademika unri] riset sendiri, masyarakatnya [riset] sendiri,” tegas pria kelahiran Bengkalis tersebut.

Lebih jauh, ia pun menggesa penguatan publikasi internasional dan kerja sama lintas sektor. Tujuannya agar inovasi sukses menembus tahap komersialisasi. 

Baca juga: Bakal Calon Rektor Unri, Mexsasai Bawa Inovasi Peningkatan Akademik dan Akuntabilitas Kampus

Terkait misi Mandiri Tata Kelola, Firdaus menyoroti pentingnya manajemen kampus yang transparan, profesional, serta berbasis digital. Semuanya akan ia pacu lewat penguatan kemitraan global. Layanan kampus diproyeksikan sepenuhnya menyentuh ranah digitalisasi dan efisiensi fasilitas dipetakan melalui evaluasi ketat penggunaan ruang maupun sarana pembelajaran. “Teknologi itu alat memudahkan kita. Ya kita manfaatkan saja,” tambahnya.

Terakhir, Firdaus menjadikan Kemandirian Ekonomi sebagai salah satu fokus utama. Ia bertekad mengoptimalkan aset kampus sekaligus menumbuhkan sumber pendapatan di luar Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Menurutnya, berbagai aset kepemilikan Unri seperti rumah sakit, stasiun pengisian bahan bakar umum modular, klinik, laboratorium, hingga lahan kampus belum tergarap maksimal menyokong kemandirian finansial. “Asetnya jangan tidur. Asetnya harus kerja keras,” sentilnya.

Baca juga: Maju Pilrek Unri, Elfizar Usung Pembenahan Tata Kelola Berbasis Digital

Firdaus memproyeksikan Kampus Gobah dapat dikembangkan menjadi pusat bisnis pendidikan, sementara pusaran aktivitas pembelajaran bertumpu di Kampus Panam.

Firdaus meyakini optimalisasi unit usaha, hilirisasi riset, serta perluasan kemitraan industri mampu menekan ketergantungan kampus terhadap UKT mahasiswa. Bila hal tersebut tercapai, ia tidak merasa UKT harus naik. Kendati begitu, ia belum merinci target spesifik pendapatan, skema pengelolaan aset, maupun kajian finansial mendasar terkait agenda ekonomi tersebut.

Dikawal Belasan Tokoh Riau 

Mengutip RiauPos.co, pendaftaran Firdaus turut diiringi belasan tokoh masyarakat, pemuka adat, ulama, akademisi, hingga cendekiawan. Dua mantan Gubernur Riau turut hadir mendampingi penyerahan berkas bakal calon rektor itu.

Firdaus mengaku bersyukur atas dukungan moral deretan tokoh berpengaruh. Dukungan ini dianggapnya wujud kepercayaan berbagai pihak terhadap pencalonan dirinya.

“Saya secara pribadi tentu senang ini satu tanda saya maju juga didorong para tokoh. Ada kehendak di luar pribadi saya ingin saya maju, dan dititipkan melalui saya agar saya maju,” jelasnya.

Ia menyadari antusiasme tersebut memikul tanggung jawab besar andai kelak memimpin Unri. “Di satu sisi itu kebahagiaan, bagi saya satu sisi lain juga adalah beban tanggung jawab,” pungkas Firdaus menutup wawancara.

Pewarta: Abi Hafiz Syukri
Penyunting: Habibie