Pemilihan Raya Universitas Riau (Pemira Unri) berlangsung pada Selasa, 2 Desember 2025. Pemilihan dibuka pada pukul sembilan pagi hingga jam tiga sore. Guna memastikan proses pemungutan suara berjalan tertib, Satuan Pengamanan (Satpam) kampus turut dikerahkan di seluruh fakultas.
Komandan Satpam Unri, Elianto menjelaskan bahwa pengamanan awal dilakukan oleh satpam di masing-masing fakultas. Namun, tim patroli pusat tetap disiagakan untuk memberi dukungan tambahan. “Tetap kita backup [bantu] dari tim patroli, dan ada juga tim lain yang memantau langsung di lapangan,” ujarnya.
Elianto bilang sistem patroli dilakukan dengan berkeliling di setiap fakultas. Berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain. Setiap perkembangan situasi akan dilaporkan melalui grup komunikasi internal. Tim patroli bertugas hingga seluruh rangkaian Pemira selesai, termasuk mendampingi petugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) fakultas.
Hingga siang hari, tercatat dua laporan masuk. Laporan pertama berasal dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) mengenai antrean panjang pemilih. Sedangkan laporan kedua datang dari mahasiswa Fakultas Keperawatan (FKp) di Gedung Health Student Center karena tidak ada kotak suara.
Menanggapi keluhan itu, Elianto meminta petugas di lapangan untuk segera berkoordinasi dengan panitia Pemira. Elianto berharap Pemira tahun ini dapat berjalan lancar dan menghasilkan pemimpin yang bisa membawa perubahan positif. “Siapa pun yang terpilih sebagai Presiden Mahasiswa, semoga bisa ikut memajukan Universitas Riau untuk satu tahun ke depan,” tutup Elianto.
Pewarta: Gusra Cahyati
Penyunting: Fitriana Anggraini

